Selasa, 04 Oktober 2016

Menunggu sebuah ledakan besar meruntuhkan akal sehatku, menghancurkan keyakinanku, memacu adrenalin untuk menaklukkan tantangan di depan mata, menunggu saat itu datang dalam hidupku. Kita tak tau kapan hal itu akan terjadi, terkadang disaat kita putus asa dan seolah dunia berakhir detik ini juga bagi kita, disaat itu sebuah api semangat membara memacu diri kita untuk melompat menyambut mimpi yang baru. Tangan Allah terulur, kasih sayangnya menuntun kita kembali ke jalan yang benar. Saat kita benar benar terpuruk dan tak ada seoranpun yang mengerti dirimu, kau ingin memaki semua yang kau lihat, persetan dengan semua ini tapi cobalah pejamkan matamu dan lihat lebih dalam pada jiwa mu kau tak seburuk itu, kau tak selemah itu untuk menyerah.
Semua orang menghujatmu, memakimu, tak mempercayaimu, menganggapmu tak ada, biarkanlah semua itu terjadi, biarkanlah dunia berubah sesuka mereka, tapi satu yang harus kau pegang, satu yang tak akan berubah, percaya pada dirimu, yakin jika dirimu masih bisa melangkah, melihat masa depan dengan jiwa yang masih percaya pada dirinya saat tak seorangpun sudah menganggapnya bajingan gila dan sampah. Kau pantas memuji dirimu, itulah cara yang bisa membuatmu bertahan, karena Allah tak akan meninggalalkan hambanya saat ia masih memiliki kepercayaan dalam dirinya.
Apa yang ingin aku katakan kali ini adalah :

APA YANG MEREKA KATAKAN, MEREKA TAK TAHU APA YANG KAU LAKUKAN DAN MEREKA TAK PERDULI, MEREKA HANYA AKAN MEMAKI DAN MENGOMENTARI, JIKA KAU INGIN BERTAHAN, PEJAMKAN MATAMU DAN BERJALANLAH KE JALAN YANG MEMBAWAMU KEARAH TUJUAN HIDUPMU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar