Senin, 17 Agustus 2015

17 Agustus 2015

SWEET DREAM
          Aku yakin semua orang pernah mimpi indah. Sesuatu yang seakan-akan membuat semua orang tuk enggan bangun dari mimpi itu. Dan kali ini aku belajar arti kehidupan dari sebuah mimpi indah. Pelajaran yang selama ini tak kutemukan guru yang pantas yang dapat mengajariku ilmu ini. Dan aku tak menyerah untuk mengetahuinya dan Tuhan mengajariku lewat mimpi indahnya.
          Ikhlas, hal itu yang aku pelajari darinya. Mungkin sudah ratusan kali mimpi indah datang dalam tidurku. Tapi akhirnya kudapatkan mimpi indah yang memberikanku satu lagi pelita untuk mengarungi kehidupan yang gelap gulita. Bagaimana mimpi indah mengajarkanku tentang adilnya Tuhan, Maha Tahunya Tuhan, dan pentingnya Ikhlas untuk diri kita.
          Pernahkan kita memiliki sesuatu yang kita inginkan, atau berfikir kehidupan yang lebih baik, seandainya begini, kalau saja begitu pasti hidup ini akan lebih bahagia. Kita semua pernah mengharapkan itu dalam diam kita. Tuhan tahu itu dan Dia memberikanmu mimpi indah. Tuhan adil, Dia tidak membeda-bedakan umatnya. Tuhan memberikan rasa yang sama kepada mahkluknya. Tapi kita terlalu serakah untuk mengharapkanya menjadi kenyataan. Kita tak pernah bersyukur hanya dengan bisa merasakannya.
          Kehidupan ini bagai mimpi, hanya sesaat. Semua milik yang diatas. Mimpi indah juga mengajarkan ini padaku. Bahkan dia melatihku untuk ikhlas. Ikhlas melepaskan semua keindahan yang telah ia sewakan. Seharusnya kita bersyukur diberi keindahan hanya lewat  mimpi oleh Tuhan. Kita tak terlalu merasa sakit saat keindahan itu pergi. Karena ibarat mimpi, semua kehidupan kita, harta kita, semua yang kita miliki, hanya untuk sesaat dan kita hanya menunggu waktu untuk bangun dan menyadari itu semua bukan milik kita seutuhnya.
          Kenapa kita mengharapkan manis dunia yang akan memberikan sakit pada akhirnya dan kenapa tak kita syukuri hidup yang telah kita miliki. Sesungguhnya semua yang pahit juga akan terasa manis jika kita telah terbiasa. Dan rasa hambar akan menjadi rasa paling manis yang pernah kita rasakan. Rasa manis itu sendiri yang akan menjadi surga kita.

14 Agustus 2015

HAMPA
          Ini bukan flu, tapi aku baru saja nangis. Nangis dikegelapan, dengan alasan yang konyol, yang setiap orang akan bilang aku berlebihan kalau mereka tahu sebabnya. Lagu MBLAQ MIRROR mungkin tahu jawabannya. Tapi aku memilih tak mengakui itu walau dalam hatiku.
          Sekarang rasanya hampa, sari dalam hidupku rasanya seperti hilang, aku bagaikan ampas. Dan aku menyadari itu. Mugkin hanya sedikit rasa yang masih tertinggal, aku akan mencarinya dan menjadikannya sebagai rasa terindah.
          Orang mengatakan aku bodoh dan aku tak malu saat mereka mengatakan itu. “Manusia tak bisa berfikir”, dan aku tak marah, sekalipun mereka mengatakan itu juga. Ini bukan karena aku memang tak bisa berfikir karena menanggapi cacian itu tanpa sedikitpun membalasnya. Itu semua karena aku punya hal yang namanya JIWA. dan JIWAku tak ada dihati mereka yang melihatku hanya dengan mata buta tanpa cinta, pengertian dan harapan. Kumaklumi perkataan mereka, karena aku tahu aku lebih mengetahui jiwaku dan apa diriku.
          Ini seperti perang batin yang tak kuketahui kapan awalnya dan bagaimana akhirnya. Perang tanpa senjata. Saatku menangpun aku tak akan mengerti artinya kemenangan. Kemenangan itu sama rasanya seperti kegagalan. Aku menang dengan batinku dan mengalahkan betinku sendiri. Karena lawanku adalah diriku sendiri.

          Hampa akan jadi sahabatku sampai aku mewujudkan mimpiku. Hampa yang akan memberiku semangat untuk tak mengenal gagal dan mengerti apa itu menyerah. Hampa yang akan mendengarkan semua ceritaku, menghapus air mataku dan bercerita cerita konyol yang kan membuatku tertawa. Kata yang tepat yang dapat menggambarkan perasaanku saat ini. “HAMPA”



Kamis, 13 Agustus 2015

12 Agustus 2015

SAMPAI JUMPA TEMAN
Kata yang mungkin sepantasnya aku dan mereka katakan padamu saat ini adalah “maaf” atau mungkin hanya aku yang merasa perlu mengatakan itu. Maaf jika mungkin membuatmu tak nyaman berada disini. Maaf sering menjadikanmu objek presentasiku dan yang pasti maaf tak sempat mengatakan terima kasih atas semua kebaikanmu sobat.
Kenapa mereka dengan mudahnya melepaskan bayi kelinci ke hutan liar,aku tak dapat mengatakan betapa itu perbuatan yang kejam. Dan hanya aku yang berfikiran ingin melindunginya. Tapi kelak kau juga akan menjadi kelinci dewasa yang tetap imut dan menggemaskan. Melepaskanmu sekarang ataupun nanti tak ada bedanya, kau juga tetap tumbuh dewasa.
Sekarang tak akan ada wajah lugu yang tak menganggap cercaan sebagai hinaan dan tak peduli pada apapun walau langit bergemuruh dan akan hancur. Tak akan ada pipi lentur yang menggemaskan dan kulit pucat. Aku akan rindu itu. Dan kini aku merasa menjadi yang terlemah diantara mereka. Kelinci kecil telah pergi dan aku tetap disini menjadi kelinci kecil yang lemah ditengah anak harimau yang belum mengerti makanan mereka.
Kau yang selalu memanggilku dengan panggilan yang tak kusukai. Kenapa tak kau penggil aku sekali lagi sebelum pergi agar aku membencimu karena panggilan itu. Kau teman yang mulai aku anggap teman, dan kau pergi.  SAMPAI JUMPA TEMAN. Aku harap kau betah disana.

11 Agustus 2015

A CUP COFFE WITH SUNSET
Cerita ini masih dengan tokoh utama yang sama, yang membuatku menangis, tertawa,marah tanpa perlu melakukan apa-apa. Satu kenangan yang tak kan dapat kulupakan sampai sekarang. Seperti secangkir kopi hitam pahit yang ada disampingku. Rasanya akan selalu membekas dilidahku, bukan rasa pahit biasa, tapi rasa pahit dari secangkir kopi di senja hari. Itulah perasaanku, tapi bukan rasa pahit, melainkan manis yang luar biasa tanpa kusadari bukan gula melainkan glukosa yang akan menggerogoti tubuhku suatu saat nanti. Dan rasa manis itu kembali dalam pengecapanku. Aku kembali melihatnya dalam rasa cinta, rindu dan sayang.
Ini Indah tapi sakit saat kuingat kenangan cinta itu mimpi buruk. Hanya dengan satu ucapan, semua rasa itu kembali lagi. Aku menangis………Mungkin mereka tak menyadarinya, tapi itu sebuah luka. Darah kering itu mencair kembali dan menjadi luka yang lebih dalam dari sebelumnya.
Rasa itu ada, tapi dulu dan telah lama aku pendam, kulupakan dan berharap hidupku akan lebih baik saat tak ada bayanganya dalam sisa hidupku. Dan itu berhasil. Tapi sebuah duri halus menyusup kedalam peti kenanganku tanpa memerlukan kunci untuk membukannya, namun kunci itu sendiri telah hilang. Dengan tusukan kecil, duri itu menyakiti kenangan masa lalu dan membuatnya merasakan penderitan lagi.
Yang membuatku membencinya,……….Mungkin aku butuh waktu seumur hidupku untuk mencari jawabannya. Tapi kini aku mulai menyimpulkan sendiri dugaan hatiku dan menerka-nerka dengan logika gila yang kumiliki tanpa harus mencarinya. Dan aku memutuskan untuk membencinya karena dia terlalu sulit untuk dimiliki dan mengijinkan dirinya untuk dimiliki orang lain. Tak ada masalah dengan hatinya, bijak dan memahami. Mungkin itu yang aku kenal. Dia akan menjadi kenangan tak biasa yang aku miliki. Dan walau rasa sakit itu masih terasa, aku akan merasakanya, karena rasa sakit ada untuk dirasakan.

Selasa, 11 Agustus 2015

9 Agustus 2015

MISTERI SAKITNYA ORANG YANG KUSAYANG
Tak pernah kubayangkan akan begini menderitanya orang yang sangat aku sayangi. Menanggung rasa sakit tanpa pernah menjerit. Bertahan dengan tangan rapuh dan renta menggapai kesehatan yang kini menjadi barang paling mahal yang diinginkanya. Aku ingin menangis saat melihatnya menahan sakit tanpa pernah mengeluh.
Ketabahan adalah kekuatanya. Aku yakin kekuatan itu akan bertahan sampai akhir. Entah itu penyakit beneran ataupun penyakit “bohongan” aku akan terus menyemangatinya untuk terus bertahan dan meyakinkannya bahwa kesehatan bukan hal yang mustahil.
Aku tak percaya jika “hal-hal seperti itu” masih ada di zaman gila serba canggih saat ini. Semua penyakit pasti ada obatnya, dan aku selalu percaya jika dokter tahu semua penyakit dan aku yakin ada obat yang dapat menjadi penawarnya. Tapi kenapa dengan penyakit orang yang aku sayangi ini, apakah ini pengecualian?.
Suatu saat nanti semua misteri ini akan ada jawabanya. Tuhan Yang Maha Mengetahui akan berbisik padaku jawaban rahasia ini. Aku percaya semua bersumber dari-Nya. ngKini hanya satu hal yang terfikir dariku. Aku akan menyayangi semua orang sebelum mereka sakit dan meninggalkanku. Dan Misteri Sakitnya Orang yang Kusayang telah mengajarkanku cara menyayangi dengan tulus tanpa pamrih. LOVE YOU GRANDMA

8 Agustus 2015

Cerita Dibalik Hilangnya Es Coklat Berlian

Mungkin tak pernah ada yang mengetahui cerita ini jika tak sampai hati aku mengaploadnya di blog ini. Tapi blog ini sudah menjadi cerita hidupku yang aku tak kan takut setiap orang di dunia ini membacanya. Cerita dibalik hilangnya es berlian, bukan bagaimana es itu menghilang. Bukan itu yang akan aku ceritakan. Tapi bagaimana cerita ini memberikanku teguran tersakit yang pernah aku dapatkan dari orang-orang yang kusayangi. Setiap cerita selalu ingin aku ceritakan pada orang yang aku sayangi, entah itu bahagia ataupun duka, semua terasa lebih manarik jika kuulang kembali ceritanya. Dan mungkin cerita dibalik hilangnya es berlian akan menjadi cerita terakhir yang belum sempat aku selesaikan dan cerita terakhir yang kan aku ulang kembali ceritanya untuk aku ceritakan untuk orang yang selalu aku ingin untuk memberiku nasihat. Setiap rasa sakit itu pasti akan ada obatnya, namun tak selamanya rasa sakit itu dapat disembuhkan dengan barang yang namanya obat. Mungkin aku telah sampai pada rasa sakit yang seperti itu. Itulah kejadian dibalik cerita hilangnya es berlian yang memberiku rasa sakit yang akan membekas tanpa ada penyembuhnya.

Untuk berlian : Es coklatmu akan aku ganti dengan rasa es coklat paling manis yang pernah kau rasakan. Dan terima kasih atas es coklat yang kau tinggalkan di bangku kelasmu yang telah membuat hati ini  bertambah kuat dari sebelumnya. Suatu hari nanti jika hati ini sudah tak sanggup menanggung beban berat dari kejamnya kehidupan, aku akan  memintamu meninggalkan Es coklatmu kembali dan aku harap kau tak marah dan keberatan.

Kamis, 06 Agustus 2015

WOMEN'S LIFE

Mulai sekarang, BLOG ini bukan hanya berisi postingan video k-pop yang lagi buming. bukannya tanpa manfaat, tapi aku mulai menyadari dengan semua itu tak ada perubahan yang lebih baik dalam hidupku. BLOG ini akan berisikan kehidupanku mulai saat ini, dan kalian boleh gabung jika ada hal yang ingin kalian ceritakan. Ini soal perubahan. MY DIARY




27 Juli 2015
 Kematian sedekat kita dengan urat nadi. Kita tak dapat melihatnya, tapi saat waktu itu sudah dekat kita dapat merasakannya. Tuhan Maha Pandai dalam mengatur kehidupan dan kematian umatnya, sisa umur kita tak diperlihatkan olehNya. Walaupun kita dibuat lalai oleh itu semua, semua kesenngan duniawi yang semu, kita menjadi lupa akan kematian kita, dosa-dosa kita. Dan dengan egonya kita berfikir bahwa usia kita masih panjang dan hari tua menjadi jaminan penebusan dosa dan taubat. Kini kudisadarkan oleh kematian seseorang dalam kemungkarannya. Terlihat semua auratnya dan mungkin belum sempat mengakui dosa-dosanya. Kematian ada disekitar kita, jika kita lalai dan tak sengaja menyentuhnya, ajal yang menjadi balasannya. Ada beberapa orang yang menginginkan kematian, entah apa yang terfikir didalam otak kosongnya, apakah mereka mengira sudah tak punya dosa? Jika aku ingin, aku ingin mati saja saat masih muda, saat tangan-tangan setan tak dpat menyeretku ke rumahnya dineraka. Kertas tanpa sedikitpun noda hitam karena dosa dan zina yang setiap hari kini jadi santapan yang biasa, dan amalan-amalan serta sholat seakan menjadi kegiatan kaku yang jarang dilakukan. Tuhan terimakasih atas hidayah dan jalanmu menyadarkanku menuju kembali ke jalan kebaikanmu walaupun dengan caramu yang tak kusukai. Ramadhan ini aku ingin bukan ramadhan terakhirku, aku ingin mengkhatamkan al-qur’an walau satu kali lagi dalam hidupku. Aku ingin mencium kedua orang tuaku dengan hati yang lapang tanpa rasa benci dan amarah. Kembali menjalankan ibadah yang sudah lama kutinggalkan. Aku ingin mati  dengan membawa kedamaian hati. Aku yakin saat itu adalah saat aku dapat membahagiakan kedua orang tuaku dengan kesukssesan dan menjadi anak yang patuh yang sholehah.

29 Juli 2015
          Derajat kehilangan seseorang sebanding dengan baesarnya kita menyayanginya dan nyaman saat berada didekatnya. Hari ini aku kehilangan cintaku, sahabatku dan dunia yang kuciptakan sendiri. Marah, sedih semua perasaan itu jadi satu membentuk gelembung sabun yang siap pecah kapanpun. Untuk hidup sendiri tanpa rasa takut sepertinya hanya impian belaka. Ya Tuhan, aku harap ini sebagai caramu mengingatkanku akan pentingnya curhat denganMu. Kini laptoppun sudah tak dapat dipercaya untuk menjaga rahasia. Sepertinya mimpi indah tentangmu tak akan indah lagi mulai tidur hari ini. Tawa lepas tanpa rasa curiga kini mungkin hanya mimpi di siang bolong. Aku takut mereka mengetahui semua yang sebenarnya aku rasakan, BUSUK. Tak jujur pada diri sendiri, dialah orang yang benar-benar aku sayangi dan seperti itulah caraku mencintainnya. Dia yang hadir dalam setiap mimpi liburanku dan memberiku senyum semangat untuk terus bertahan dalam dunia yang kini kuhadapi saat ini. Aku memang benci, kesal, dan hanya amarah yang akan keluar dari mulut ini saat bersamanya, itulah caraku mempertahankannya. Bukan mereka yang selalu aku puja-puja yang ketara didepan mata. Bukan hatiku yang menginginkanya, tapi nafsuku. Aku tak mengerti pasti kenapa aku menangisimu karena kelakukanmu terhadapku dengan begitu parahnya, ya mungkin karena tangis itu berasal dari hatiku yang bertugas memproduksi barang bernama cinta dan kini mesin itu sepertinya telah terselipi benda jorok yang disebut aib dan tak dapat lagi menghasilkan cinta. Dunia yang hanya aku miliki sendiri ini telah rusak, dan aku tak yakin dapat memperbaikinya.