Aku sedang berjuang
Singkong, keju, nasi, spageti terasa sama
Aku bisa tidur
Tapi bukan tidur nyenyak dengan mimpi indah
Tak ada waktu buat bersantai dan minum kopi
Aku akan berada di medan pertempuran sesaat lagi
Apa yang bisa aku gunakan untuk melawan musuhku
Kini sedang aku tempa dengan keringat dan air mata
Walau aku hancur dalam proses ini, akan kujalani
Tapi satu yang pasti, kesuksesan harus di genggaman
Ini berat, susah, dan aku ingin sekali menyerah
Tapi apa bedanya aku dengan pengecut - pengecut itu
Menyerah sebelum berjuang, kalah dalam proses kehidupan
Biarlah aku berlari mengejar harap ku dijalan berliku
Tanpa mengerti apa yang ada didepan sana
Dengan keyakinan kuat jika itu pasti yang terbaik dan terindah
Langkahku tak akan mudah goyah
Doa ibu yang selalu aku minta
Nasehat seorang bapak dengan mata layu yang selalu aku rindu
Tawa seorang adik yang menjadi penyemangat untuk terus melaju
Aku punya semua itu
Tapi, akankah keberuntungan akan ada dipihaakku
Disini Dialah yang menjadi penentu
Allahhu Akbar, Allahu Akbar
Kepadamu nasib dan harapanku aku pasrahkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar