Minggu, 06 Desember 2015

5 Desember 2015

PUTUS ASA ? NO !!!!
Tuhan,, ini berat dan sungguh menyiksa. Kenapa air mata ini tak kunjung kering. Masih saja mengalir, masih sama derasnya seperti awal kehilanganya, dan sakit ini masih sama sakitnya. Tuhan, aku kangen dia. Begitu kangen hingga ini begitu sakit, berkali – kali lebih sakit. Tempat aku mengadu, dia selalu membelaku. Dan sekarang tempat itu hanya menjadi sarang kenangan yang akan membunuhku.
Aku tak baik – baik saja. Tanpa sahabat yag setia, dan suasana ini yang begitu membuatku putus asa. Aku bagai kapas yang terombang – ambing dalam badai. Aku sendiri Tuhan, kenapa aku bagai tak merasakan hadirmu, apa hati ini begitu penuh duka. Tuhan kenapa sakit ini begitu sakit.
Entahlah apa aku akan bertahan dan menganggap semua ini baik – baik saja, apa aku bisa? Tuhan pantaskah aku meminta lagi kepadamu. Kadang aku merasa tak punya malu selalu meminta banyak hal dalam hidup ini. Tapi kali ini dengan setulus hati aku minta, jangan ambil satu malaikat dalam hidupku lagi Tuhan..
Aku menangis dan bertanya apa yang aku tangisi hingga air mata ini tak kunjung kering. Dan jawabannya hanya kau yang tau Tuhan, kau yang membuat air mata ini terus terjatuh..
Esok masih sama, karena harapan dan mimpiku telah mati bersamanya. Terkubur bersamanya, bersama janji yang tak akan mampu aku tepati. Biarlah diriku menjadi apa yang dikehendaki-Nya, aku terlalu lelah untuk berubah, telalu letih untuk bermimpi. Biarlah kapas itu terbawa angin. Biarlah kapas itu mati. Dia tak mampu menjadi apa – apa tanpa dirinya. Begitu rapuh..
Hari ini hanya ada Mel, dan tak ada lagi Mel yang ceria dan tangguh. Forever.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar