Selasa, 10 November 2015

11 November 2015

BE HAPPY MY LOVE
Bagian dari kehidupan. Pernahkah berfikir hidup orang lain lebih mudah daripada hidup kita?
            Maybe, every  person was thingking that.
Tuhan menciptakan semua masalah itu sama kadarnya pada setiap manusia. Entah itu masalah besar ataupun kecil, semua memiliki kadar yang sama. Ada seseorang yang berhati baja dan selembut sutra. Ada  juga mereka yang berjiwa rapuh. Tuhan adil.
            Mensyukuri nikmat-Nya adalah solusi terbaik saat batin tak lagi berpihak pada kebenaran. Mengikhlaskan semua kepada Pencipta, dan sekuat hati tersenyum memeluk kenyataan.
            Kadang  ada saat dimana kita tak dapat menahan sakit dan selalu tersenyum dibalik luka menganga. Ada saat-saat dimana malam terasa begitu kelam dan hanya tangisan panjang yang menjadi sahabat sejati.
Jangan bicarakan tentang kekasih hati. Mereka-mereka itu hanyalah segelincir dari duri yang menunggu waktu untuk menusuk diri kita. Mereka yang akan menaburkan garam kepedihan pada luka-luka yang belum sempat terobati.
Dan kepedihanku saat aku merasa duduk sendiri, berfikir tentang sesuatu yang tak harusnya kufikirkan. Melihat mereka tak mendengarkan perkataanku. Mendengar eluh, hinaan yang keluar dari sahabat sejati.
Mungkin aku tak sehina binatang jalang, tapi kesepian tanpa pegangan yang menggerogoti ragaku menjadikan aku lebih terkutuk dari itu.
Bersama secangkir teh hangat, kutuliskan curahan hatiku. Kuluapkan amarah, kepedihan, dan kehampaan yang kudapat. Mengeluarkan semua racun yang seharian kuhisap, dan kembali memeluk kesederhanaan yang menyakitkan.
Aku selalu berdo’a agar esok aku menjadi lebih baik. Mencoba menjadi anak, murid, sahabat dan  kakak yang dapat diandalkan. Berdo’a supaya mereka yang menyayangiku selalu mendapatkan kesehatan dan kemudahan dalam segala urusan. Dan semoga suatu saat nanti aku dapat melihat “mereka” tersenyum bangga melihatku dan berkata “kami bangga memilikimu”

TUHAN, KINI KUPASRAHKAN REZEKIKU PADAMU. LANCARKANLAH JALANKU DALAM TUJUAN  MEMBANGGAKAN KEDUA ORANG TUAKU. BERKAHILAH MEREKA YANG SEPENUH HATI MENOLONGKU, SESUNGGUHYA HANYA KAULAH PEGANGAN HIDUPKU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar