BE HAPPY MY LOVE
Bagian dari kehidupan. Pernahkah berfikir hidup
orang lain lebih mudah daripada hidup kita?
Maybe, every person was thingking that.
Tuhan menciptakan semua masalah itu sama kadarnya
pada setiap manusia. Entah itu masalah besar ataupun kecil, semua memiliki
kadar yang sama. Ada seseorang yang berhati baja dan selembut sutra. Ada juga mereka yang berjiwa rapuh. Tuhan adil.
Mensyukuri nikmat-Nya adalah solusi
terbaik saat batin tak lagi berpihak pada kebenaran. Mengikhlaskan semua kepada
Pencipta, dan sekuat hati tersenyum memeluk kenyataan.
Kadang ada saat dimana kita tak dapat menahan sakit
dan selalu tersenyum dibalik luka menganga. Ada saat-saat dimana malam terasa
begitu kelam dan hanya tangisan panjang yang menjadi sahabat sejati.
Jangan bicarakan tentang kekasih hati. Mereka-mereka
itu hanyalah segelincir dari duri yang menunggu waktu untuk menusuk diri kita.
Mereka yang akan menaburkan garam kepedihan pada luka-luka yang belum sempat
terobati.
Dan kepedihanku saat aku merasa duduk sendiri,
berfikir tentang sesuatu yang tak harusnya kufikirkan. Melihat mereka tak
mendengarkan perkataanku. Mendengar eluh, hinaan yang keluar dari sahabat
sejati.
Mungkin aku tak sehina binatang jalang, tapi
kesepian tanpa pegangan yang menggerogoti ragaku menjadikan aku lebih terkutuk
dari itu.
Bersama secangkir teh hangat, kutuliskan curahan
hatiku. Kuluapkan amarah, kepedihan, dan kehampaan yang kudapat. Mengeluarkan
semua racun yang seharian kuhisap, dan kembali memeluk kesederhanaan yang
menyakitkan.
Aku selalu berdo’a agar esok aku menjadi lebih baik.
Mencoba menjadi anak, murid, sahabat dan
kakak yang dapat diandalkan. Berdo’a supaya mereka yang menyayangiku
selalu mendapatkan kesehatan dan kemudahan dalam segala urusan. Dan semoga
suatu saat nanti aku dapat melihat “mereka” tersenyum bangga melihatku dan
berkata “kami bangga memilikimu”
TUHAN, KINI KUPASRAHKAN REZEKIKU PADAMU.
LANCARKANLAH JALANKU DALAM TUJUAN
MEMBANGGAKAN KEDUA ORANG TUAKU. BERKAHILAH MEREKA YANG SEPENUH HATI
MENOLONGKU, SESUNGGUHYA HANYA KAULAH PEGANGAN HIDUPKU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar