……………..
Seperti
orang yang kehilangan satu rasa dalam hidupnya. Amat gila walau itu hanya satu
rasa yang biasa, rasa yang tak ku sadari pentingnya dia saat dia ada. Dan kini terasa
sudah betapa berharganya rasa itu. Karena tanpa rasa itu, semua rasa yang aku
miliki kini terasa hambar semua. Dengan siapa kuluapkan amarah ini?
Aku
sakit. Jiwaku terluka. Aku menangis dalam setiap nafasku. Aku berteriak memaki.
Hidup ini seperti terlewat tak ada arti. Kemana mereka semua, dimana pelukan
sahabat sejati? Bahkan tepukan pundak sekedar menguatkan tak kudapatkan.
Kukuatkan diriku sendiri, kubangun benteng dengan semua mimpi sampah.
Aku
menjadi seseorang yang berbeda. Aku menjadi monster. Monster liar yang tak
segan membunuh dan mencabik siapa saja yang berani menyentuh bulu-bulu kumalku.
Biarlah itu terjadi, aku telah kehilangan pawang hidupku. Teladan hidup,
kesederhanaan, keikhlasan, dan semangat tagguh yang tak akan aku dapat dari
guru dimanapun diseluruh dunia ini. Teladan hidup yang selalu berfikiir
optimis, berjiwa pemenang.
Bagaimana
ini, aku seperti tak sanggup menjalani ini sendiri. Bagaimana dengan janji yang
belum sempat aku tepati? Bagaimana ini.
Egokukah
tak ingin kau pergi? Salahkukah jika menangisi kepergianmu?
Maafkan
aku….
Maaf tak menggenggam erat tanganmu
saat kau minta untuk terakhir kali.
Maaf tak sempat mengucap terima
kasih untuk semua kebaikan
Maaf tak menepati janjiku waktu itu
Maaf jika kadang aku terlalu berat
hati saat kau minta tolong
Terima
kasih nenekku tersayang, satu-satunya nenekku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar