Jika ini takdirku,aku jalani. Yang terbaik hanya Allah Yang Mengetahui.
Jika ini kegagalanku,aku akui. Aku akui.
Penyesalan kulalui, aku mencoba bangkit walau sulit. Ini tak mudah mengetahui yang mana kebenarannya.
Apa kepercayaan bisa membimbingku?.
Aku mencoba untuk percaya,tapi aku sendiri meragukan kepercayaan.
Jadi aku seperti berada dalam ruang hampa udara tanpa waktu.
Berjalanku tanpa arah dan hasrat.
Sesuatu yang biasa bisa membuatku bahagia.
Dan aku marah karena itu, kenapa tidak yang biasa itu membuatku bahagia selamanya..
Jadi bagaimana hakekat manusia?
Aku punya nafsu dan keinginan untuk meraih yang terbaik.
Sungguh ini hanya bualan tanpa arti. Tanpa arti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar