Menjadi Pribadi yang Bisa Membanggakan Orang Tua
Sebagai seorang anak yang ingin berbakti kepada orang tua yang telah mendidik dan membesarkan kita, tentunya salah satu balasan yang dapat kita berikan kepada mereka adalah dengan menjadi anak yang patuh dan dapat membanggakan. Kadang kita berfikir bagaimana cara kita membuat hal itu terjadi, dengan apa kita harus membanggakan mereka. Apa harus pintar dan berbakat untuk dapat membuat mereka bahagia. Kalau menurut pendapatku, Pintar dan Bakat bukan satu – satunya hal yang dapat membuat orang tua kita bangga. Jadi apa?
Aku sendiri mengakui bukan pribadi yang pintar dan memiliki bakat yang bisa membuahkan prestasi. Aku sendiri sempat putus asa untuk membuat mimpi membanggakan orang tua itu terwujud, dalam benakku terlintas, kenapa aku harus hidup untuk membuat mereka bahagia, This is my life, dan aku berhak membuat keputusanku sendiri. Tapi aku sadar itu hanya egoku, aku yang lelah dengan sekitaa kegagalan akhirnya terlahir pikiran seperti itu. Dan akhirnya pada titik itu aku menyadari satu hal yang kini merubah cara berfikirku.
Aku berfikir, untuk apa aku hidup? Kenapa aku hidup? Bagaimana aku harus hidup? Dan satu jawaban untuk ketiga pertanyaan itu, Aku hidup untuk memberi dan menyayangi, titik. Uang, jabatan, dan apapun itu seketika lenyap dari list mimpiku. Pekerjaan yang membuahkan banyak uang, atau yang mengagungkan nama kita, seakan hal itu adalah tipuan sekitaa manusia untuk berlomba dengan membabi buta. Aku tidak akan tertipu lagi, dan kalian juga harus melepaskan diri darinya.
Untuk apa uang jika kita tak bisa memberikan waktu untuk keluarga kita, tak bisa melukis senyum pada bibir seorang wanita yang berjuang hidup dan mati untuk melahirkan kita, untuk apa? Tapi aku tidak bilang jika uang itu tidak penting, bekerjalah untuk memberi, jangan bekerja mencari apa yang akan kita beri.
Sekitaa orang mengagungkan nama kita karena jabatan pekerjaan yang kita miliki, tapi apa gunanya jika kita tak mampu memanggil nama orang yang kita sayang setiap hari dengan penuh kasih dan sayang. Derajat diri itu penting, tapi jangan sampai hal itu membuat kita sombong dan melupakan sosok yang berjuang dibalik itu sekitaa. Tetap rendah hati dan peluk bundakita dengan pelukan hangat penuh rasa terima kasih dan kasih sayang seperti yang telah dia berikan.
Jadi apa inti dari sekitaa yang aku tuliskan.
Sekitaa hal yang kita lakukan dalam rangka memperjuangkan citakita, pikirkanlah orang terkasihkita, jangan buat dia menyesal membuatkita menjadi seperti sekarang.
IBU, IBU, IBU, AYAH. Mereka sosok pejuang dibalik sukseskita. Tak ada guna nanti sekitaa usaha kita nanti jika kita tak ingat rasa terima kasih kepada mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar